Puisi & Lebaran
oleh : Nugroho Wahyu Utomo
Tarian kedua hasta menata pembungkus raga
jelang hari kemenangan berbunga fitri.
Langkah tertatih mendekap buah karya dari tanah rantau.
Bersiap melayang di dalam tikus beralas karet.
Terlukis senyum dalam wajah,
tersirat bangga menetaskan jumawa.
Terbayang hura hurara orang tua dan saudara,
terbias dalam koor kebanggaan memuji kesuksesan.
Namun keindahan mimpi melayang tersapu halangan.
Si empat terkemas lara tinggalkan jejak kecewa.
Kuasa Khaliq menghardik batinnya,
tinggalkan jumawa yang berlumur dosa,
membawa menyelami danau kesucian.
Tinggalkan si empat biar mengandang,
jauhi merapat dan jangan nodai kantong insan.
Duduklah di atas delapan gandar besi,
meluncur cepat di atas bilah memanjang,
mengantar menuju rumah silaturahmi,
menyambut hari yang fitri.
Semarang, 19 September 2009
Kamis, 27 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar