Mimpi Yang Sia-Sia
oleh : Nugroho Wahyu Utomo
Mendekam seribu kata tak terucap,
memendam gelora asa di balik karya semestinya.
Mendobrak dinding minoritas kepuasan,
meninggalkan kumandang syukur atas anugerahNya.
Merajut mimpi mengeja imbau,
tak terasa terbuai aksara manis,
hingga tertatih-tatih menggapai ekstase tinggi
tertindas otoriterisme gengsi.
Apa daya asa terbang ke lain insan,
berjuta harta tuntas tak tersisa.
Sekejap harap tersulap muram,
meratapi mimpi yang berkeping-keping hanyut dalam sungai kepalsuan.
Imaji melayang di dalam tikus beralas karet,
menari sebelas jari di atas bilah komputer jinjing,
atau bercuap dengan si hitam manis berry,
semua lenyap sunyi senyap.
Realita kuasaNya di balik manusia menata rencana dan asa.
Mari mencicipi nikmatNya dan senandungkan syukur kepadaNya.
Semarang, 10 September 2009
Kamis, 27 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar