Hitam & Putih (Dua Sisi)
oleh : Nugroho Wahyu Utomo
Terbuka mataku di kancah kepalsuan dunia.
Beranjak mengeja episode waktu demi waktu.
Tersentak mendobrak dalam fragmen hitam,
menata tanya dalam melodi kritis,
hingga batu-batu itu berterbangan merajam hatiku.
Tabu menyanyikan shimpony protes nan kritis atas kehendakNya.
Samar sound of hujatan menerabas lubang telingaku,
kumandang insan bahwa aku ini gelap pekat.
Aku adalah gumpalan tanah bernyawa yang terkontaminasi racun iblis.
Aku adalah cacing yang mampu merapuh hati manusia,
tetapi mampu menyiram bunga hati yang telah layu,
mekar berbinar memancar menendang belenggu jiwa.
Seribu bola mata tiada menatap,
sejuta telinga amit mendengar.
Cerita citra hitam menutup lembaran putih,
mendepakku ke jurang cela.
Semarang, 29 Agustus 2009
Rabu, 26 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar