BADAI ASMARA
oleh : Nugroho Wahyu Utomo
Lelah ku menanti
bidadariku melukis realita janji.
Ku tunggu di peron utara
di bawah gumpalan kelabu menutup sang surya
di belai angin dingin menusuk raga.
Gelap tengah hari
biaskan rasa badai menghampiri
menerpa bahtera asmara
kandas terantuk karang membelah ikatan cinta.
Bidadariku datang menggenggam khilaf
meratapi janji yang tiada tersaji
menyenandungkan harap terbuka pintu maaf
terucap dari hati nurani ku.
Solo, 21 Desember 2009
Minggu, 30 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar