CINTA & MISTERI
oleh : Nugroho Wahyu Utomo
Saat indera penglihatan menyapa juwita pencipta pesona,
menuntun jabat persahabatan meniti ke dalam bahtera cinta.
Namun melukis aksara tawa sembari menanam benih-benih asmara,
lebih rumit daripada menerabas lubang jarum kesetiaan.
Juwita berlalu dihimpit belenggu ketakutan,
atau terdiam di balik perisai kesombongan?
Kepergiannya meletupkan tanda tanya dan kecewa.
Bibirnya terus terkatup dalam sensualitas berias misteri.
Adakah cela di balik rentetan kalimat cinta untuknya?
Apakah nyanyian maaf perlambang khilaf mampu menyatukan puing-puing hatinya?
(dedicated to Anna)
Semarang, 8 Oktober 2008
Kamis, 27 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar