Minggu, 30 Mei 2010

Puisi -Kopi dan Kereta Api - oleh : Nugroho Wahyu Utomo

Puisi - Kopi dan Kereta Api
oleh : Nugroho Wahyu Utomo

Segelas kopi kental membanjiri kerongkonganku
pahit manis berpadu satu,
menyiratkan warna-warni hidupku
di buana fana yang palsu.
Aku ingin keluar dari kereta yang gelap pengap dan pahit,
dan singgah di kereta tujuan negeri impian.

Di stasiun obsesi menanti ke negeri mimpi,
ku bersua anak manusia beraut misteri
menggenggam tiket muram untukku.
Ku berlari mengusap bayang-bayang tiada arti.
Silangkan hasrat pijakkan di hamparan gersang
melempuhkan ragaku.

Kugenggam tiket di lintas illahi
mahal terbayar juang ikhtiar,
ku dekap manis di purna upaya,
menguras tenaga berbunga mulia.

Kumandang semboyan keberangkatan bergema,
mengiringi derap kedua belas gandar menggilas berbilah dua,
menghela kereta kebenaran menuju negeri impian
buana kejujuran merapuh kepalsuan.

Semarang, 21 Desember 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar